Terindikasi Korupsi Bupati Asahan Diminta Copot Sekda dan Kabag Kesejahteraan Sosial Sekretariat Daerah Pemkab Asahan

INDONESIASATU.CO.ID:

KISARAN - Disinyalir terjadi di Sekretariat Daerah Pemkab. Asahan, Masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Asahan (FORMAPA) melakukan aksi unjuk rasa di kantor Bupati Asahan, Sumatera Utara hari Selasa (04/12/2018) sekira pukul 11.00 WIB, siap menjadi garda terdepan dalam pemberantasan korupsi. 

Dalam orasinya yang disampaikan oleh M. Khatibul Umam Damanik didampingi Fajar Ritonga mendesak Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang untuk segera mencopot Sekretaris Daerah Pemkab. Asahan, Taufik ZA Siregar dan Kabag. Kesejahteraan Sosial Sekretariat Daerah Pemkab. Asahan, Sunardi karena terindikasi Korupsi. 

Ketua GAPELTA Asahan, Efi Hamdana yang didampingi Ketua LSM TUMPPAK Asahan, Bormen Panjaitan yang juga tergabung dalam FORMAPA menyampaikan agar APH (Aparat Penegak Hukum) dalam hal ini pihak Kepolisian dan Kejaksaan untuk segera memanggil dan memeriksa Sekda Kab. Asahan, Taufik ZA Siregar sebagai Kuasa Pengguna Anggaran di Sekretariat Pemkab. Asahan dan Kabag Kesejahteraan Sosial Sekretariat Daerah Pemkab. Asahan, Sunardi.  

Adapun indikasi dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Sekda. Kab. Asahan, Taufik ZA Siregar dan Kabag. Kesejahteraan Sosial Sekretariat Daerah Pemkab Asahan, Sunardi, Tahun Anggaran 2017 yaitu : -. Peningkatan Iman dan Taqwa Rp. 1.850.000.000,- -. MTQ Tingkat Kecamatan, Kabupaten, Provinsi, Nasional dan Training Centre Rp. 1.380.000.000,- bulan Maret s/d April. -. Tim Safari Ramadhan Pemkab. Asahan Rp. 1.724.840.600,- bulan April s/d Mei. -. Festival Nasyid tingkat Kabupaten, Provinsi, Nasional dan Training Centre serta pembinaan untuk Kecamatan Rp. 975.000.000,- bulan Maret s/d April. Dan pada tahun 2018 Kabag. Kesejahteraan Sosial Sekretariat Daerah Pemkab. Asahan, Sunardi atas dugaan korupsi pada pengadaan sajadah gulung Tahun Anggaran 2018 dengan pagu anggaran Rp. 370.800.000,- yang diberikan kepada 202 desa sejumlah 420 gulung yang diduga tidak transparan dan terjadi Mark - Up dalam pengajuan anggarannya.  

Mendapat pengawalan dari aparat Kepolisian Polres Asahan dan Sat Pol PP Asahan, Aksi yang berlangsung sekira 1 jam tersebut tidak mendapat respon atau tanggapan dari Pejabat Pemkab. Asahan, dikarenakan Wakil Bupati Asahan H. Surya BSc bersama Asisten Setda Kab. Asahan berangkat ke Medan dan Sekda Kab. Asahan Taufik ZA Siregar sakit. Hal tersebut disampaikan Kabid Trantibum Sat Pol PP Asahan Siti Rosmiati Hasibuan. 

"Wakil Bupati Asahan H. Surya BSc bersama Asisten Setda Kab. Asahan berangkat ke Medan dan Sekda Kab. Asahan Taufik ZA Siregar sakit", ungkap Kabid Trantibum Sat Pol PP Asahan Siti Rosmiati Hasibuan dihadapan para pendemo.

Usai menyampaikan aspirasinya, para pendemo melanjutkan aksi didepan ruang kantor bagian  Kesejahteraan Sosial Sekretariat Daerah Pemkab. Asahan (masih dilingkungan kantor Bupati Asahan) untuk melihat secara langsung apakah  Kabag. Kesejahteraan Sosial Sekretariat Daerah Pemkab. Asahan berada diruangannya, ternyata tidak berada di kantornya. 

Hal tersebut dikatakan oleh Kasubag. Agama, Syahrul Riadi bahwa surat yang disampaikan sudah dibaca, dan dia tidak punya kapasitas untuk menjawab tapi akan dilanjutkan kepada pimpinan dan Kabag tidak berada ditempat sampai hari Senin depan berhubung Kabag ada kegiatan di luar kota.  

"Surat yang disampaikan sudah saya baca, dan saya tidak punya kapasitas untuk menjawab tapi akan saya lanjutkan kepada pimpinan. Dan Kabag tidak berada ditempat sampai hari Senin depan berhubung Kabag ada kegiatan di luar kota", kata Syahrul Riadi.

Akhirnya para pendemo membubarkan diri dan menuju ke kantor Kejaksaan Negeri Kisaran untuk menyampaikan surat laporan terkait masalah Sekda dan Kabag. Kesejahteraan Sosial Sekretariat Daerah Pemkab Asahan.   (Edward)    

  • Whatsapp

Index Berita