Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian Safari Ramadhan ke Medan, Sumatera Utara

INDONESIASATU.CO.ID:

Medan 

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, melaksanalan Safari Ramadhan ke Lanud Soewondo pada Ramadhan hari ke - 9, pada hari Selasa (14/05/2019).

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto pada sambutannya menyampaikan, Bangsa Indonesia baru saja melaksanakan pesta demokrasi, yang terlaksana dengan aman dan lancar. Ia mengucapkan banyak terima kasih kepada anggota TNI dan Polri yang telah melaksanakan tugas dengan penuh disiplin mengamankan pesta demokrasi ini, mulai dari tahap kampanye selama 7 bulan sampai dengan melaksanakan tahap pencoblosan pada tanggal 17 April 2019 dan semuanya bisa dilaksanakan dengan aman.

Panglima TNI dalam sambutannya mengatakan, Sumut merupakan barometer kestabilan di Indonesia Bagian Barat, sehingga TNI dan Polri perlu bijak melihat perubahan di Sumut.

“Saya ingin berterimakasih kepada masyarakat Sumatera Utara, TNI dan Polri yang telah menjaga Pemilu berjalan dengan damai. Tentunya, tanpa kerja keras kita ini tidak akan terwujud", kata Panglima TNI

”Kesempatan yang baik ini saya mengajak marilah kita sejenak menenangkan diri di bulan suci Romadhon ini, bersama-sama merenungkan tentang pentingnya silaturahmi demi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang sama-sama kita cintai, kepada prajurit TNI dan Polri saya sampaikan terima kasih yang tak terhingga dan penghargaan yang tinggi atas terlaksananya Pemilu serentak 2019 yang berjalan aman, damai dan sukses", ungkap Panglima TNI.

Marsekal Hadi Tjahjanto mengingatkan kepada prajurit TNI dan Polri, bahwa tugas belum selesai masih ada tahapan penetapan berikutnya yang tentunya menuntut anggota TNI - POLRI untuk mampu mengamankannya. Selain itu TNI beserta seluruh masyarakat luas harus tetap mengawal sampai seluruh proses yang dituntaskan dengan baik.

”Oleh karena itu saya meminta sekali lagi seluruh prajurit TNI dan Polri, untuk tetap siaga guna mengawal jalannya proses demokrasi tersebut, Oleh karena itu TNI dan Polri selaku aparat negara harus benar-benar dan senantiasa ekstra waspada dan bijak dalam menyikapi setiap perkembangan yang terjadi pasca Pemilu", tambah Panglima TNI.

Panglima TNI juga mengatakan agar kedamaian pemilu di Sumut bisa tetap terjaga sampai adanya pengumuman resmi dari KPU. “Saya harap keamanan dan kedamaian ini masih terjaga hingga pengumuman resmi penghitungan suara KPU 22 Mei nanti", terangnya.

Ia menegaskan, perbedaan dalam pemilu janganlah mengakibatkan perpecahan sesama anak bangsa, perbedaan dan keragaman yang dimiliki seharusnya dapat menjadi kekuatan saling mengisi dan melengkapi, tugas yang dilaksanakan prajurit TNI dan Polri memiliki nilai ibadah yang lebih karena dilaksanakan di bulan Ramadhan.

”Saudara-saudara akan menjadi landasan yang kokoh bagi kehidupan demokrasi di negara ini saya juga memohon agar para ulama tokoh masyarakat dan para pejabat di daerah, disepakati secara konstitusional kekurangan yang ada haruslah menjadi bahan intropeksi kita semua dan diselesaikan secara konstitusional pula semoga berkah bulan suci Romadhon ini menjadikan persaudaraan bangsa Indonesia semakin kuat", ujarnya

Pangdam I/BB MS Fadhilah dalam laporannya menyampaikan bahwa, Safari Ramadhan Panglima TNI dan Polri kali ini dihadiri sekitar 2000 orang yang terdiri dari Forkopimda, anggota TNI dan Polri, tokoh masyarakat dan undangan. Dia juga berharap kestabilan di Sumut bisa menjadi kesejukan untuk masa depan bangsa.

“Safari Ramadhan ini dihadiri 20 Forkopimda, 750 dari Angkatan Darat, 350 Angkatan Laut, 400 Angkatan Udara, 200 dari Polri dan 220 undangan serta pemuka agama dan tokoh masyarakat. Saya juga berharap keamanan dan kedamaian di Sumut bisa memberikan kesejukan untuk masa depan bangsa", ujarnya.

Pada kesempatan itu Panglima TNI dan Kapolri didampingi Pangdam I/BB Mayjen TNI MS. Fadhilah, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto, Gubernur Sumut Letjen TNI (Purn) Edy Rahmayadi Ketua DPRD Wagirin Arman, Danlanud Soewondo Dirk Poltje Lengkey, Walikota Medan Dzulmi Eldin dan tokoh-tokoh agama serta tokoh masyarakat termasuk mantan Gubernur Sumut Syamsul Arifin, membagikan Zakat kepada ratusan anak yatim piatu se Kota Medan, serta bantuan lainnya kepada masyarakat.  Edward Banjarnahor 

  • Whatsapp

Index Berita