Hebohkan Judi dan Narkoba, Arya Sinulingga "Senggol" PDAM Tirta Malem

indonesiasatu, 07 Nov 2019, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

Karo - Setelah menghebohkan masalah Judi dan Narkoba, Arya Sinulingga bergeser membahas permasalahan PDAM Tirta Malem Kabupaten Karo.

Sebagaimana dijelaskan dalam akun Medsos Facebook miliknya "Arya Sinulingga" yang disiarkan sekitar pukul 20.45, Kamis (7/11/2019) dengan gamblang menjelaskan adanya "mafia" dalam pengurusan tata kelola air yang menyambungkan ke rumah-rumah warga di seputaran Kabanjahe.

Dikutip dari cacatatan Arya Sinulingga, dijelaskan, pasokan air sebenarnya mencukupi untuk kebutuhan air si Kabanjahe, apalagi setelah didompleng pemerintah pusat (multiyears).

Ironisnya, ada oknum yang menjual air tidak sesuai mekanisme dan bahkan tidak tercatat di PDAM Tirta Malem, parahnya lagi dijelaskan, adanya oknum memanfaatkan air untuk mengairi sawah atau ladang.

PDAM Tirta Malem juga dituding sering telat membayar iuran PLN, dan terimbas ke penyuplaian air ke rumah warga.

ini kutipan FBnya: 

Mafiaa Kitik2 Urusan Air Tirta Malem

Malam ini, saya sedikit mau bergeser dr urusan judi dan narkoba. Tapi hanya sedikit saja, setelah ini akan fokus lagi urusan judi dan narkoba. Sekaligus mau menunjukkan bahwa Kab Karo ini memang Kabupaten Mafia.

Banyak keluhan masalah air di Kabanjahe, semuanya mempersoalkan seringnya air mati dan banyaknya rumah yg tdk terlayani oleh PDAM Tirta Malem (BUMD yang dimiliki oleh Pemkab Karo). 

Nah hebatnya yg sering mencuat ke permukaan adalah volume air kurang untuk melayani kebutuhan masyarakat, dan kita semua sibuk mencari sumber air untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. 

Tetapi ternyata setelah ditelusuri, volume air mencukupi untuk melayani masyarakat, apalagi setelah proyek pengadaan air multiyears dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat. 

Lalu dimana masalahnya ? Ternyata lagi2 kabarnya ada mafia kitik2 didalam PDAM TirtaMalem. Mafia kitik2 ini menjual air kepada masyarakat tapi tidak melalui mekanisme yg benar, jadi mereka tidak tercatat sebagai pelanggan PDAM TirtaMalem. Nah, masyarakat membayar uang “pelanggan” kepada mafia kitik2 ini. 

Lebih parah lagi, dibeberapa lokasi, banyak air “bocor” bahkan dipakai sbg air untuk kebutuhan pertanian dan ini juga diketahui dikelola oleh mafia kitik2 ini. 

Bagaimana air bisa sampai ke masyarakat kalau banyak air “bocor” ditengah jalan dan akhirnya masyarakat selalu berteriak kekurangan air bahkan sering mati. Lebih parah lagi PDAM Tirta Malem sering gagal bayar listrik sehingga dimatikan oleh pihak PLN. Bagaimana bisa membayar listrik, karena banyak uang yg seharusnya masuk ke kas PDAM Tirta Malem malah masuk ke mafia kitik2 ini.

Saya jadi bingung, apakah Karo ini adalah daerah Mafia ? Semua kebutuhan dan permasalahan masyarakat, Mafia yg mengaturnya ? 

Nah Bupati Karo....kalau urusan judi dan narkoba memang kam sdh terbukti tidak perduli mungkin karena ada “sesuatu”, apakah anda bisa secepatnya menyelesaikan urusan mafia kitik2 di PDAM Tirta Malem ini ? 

Kasihan masyarakat....atau kam memang nggak perduli ? Ayo Bupati...apa lagilah kerja kam pun....

Setelah ini kami akan kembali fokus ke urusan judi dan narkoba, kam mau ikutan kan memberantasnya ? 

#RambasKerina

Atas informasi yang dituangkan Arya Sinulingga dalam akun Facebooknya menuai kritikan pedas dari penggemar medsos yang menanggapi Pemda Karo dengan menyentil dan nyentrik sejumlah pihak dan sebagian diantaranya mengaitkan problema ini dengan Pilkada 2020 mendatang. (Moral Sitepu)

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu