Potong Rp. 1500,- Saat Pengisian Saldo E-Tol, Dirkrimsus Polda Sumut Diminta Pertanyakan dan Periksa Pengelola Tol Binjai - Helvetia

indonesiasatu, 23 Apr 2019, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

Medan - Masyarakat pengguna jalan tol Binjai - Helvetia, Sumatera Utara mulai resah dan merasa dirugikan akibat adanya pemotongan sekira Rp. 1500,- setiap pengisian saldo E-Tol.

Hal ini sangat merugikan masyarakat karena didalam struk pembeliaan/ pengisian saldo E-Tol tidak ada disebutkan pemotongan atau digunakan untuk apa saat melakukan pengisian Rp. 50.000,- atau berapapun nilai pengisian saldo E-Tol tetap terpotong saldo Rp. 1500,- padahal didalam struk tetap tertulis pembayaran Rp. 50.000,-.Hal ini menjadi pertanyaan publik yang menggunakan jasa jalan tol.

PT. MSP (Marga Solusi Prima) sebagai pengelola ketika ditelusuri awak media ini tidak memiliki kantor cabang, hal ini menimbulkan pertanyaan karena adanya kejanggalan sehingga awak media kesulitan untuk melakukan konfirmasi terhadap pengelola.

Melalui Lembaga Investigasi Tindak Korupsi Aparatur Negara RI (LI-TPK ANRI) yang dipimpin Bambang S, SH saat dihubungi ke handphonenya pada hari Selasa (23/04/2019) mengatakan bahwa dia lagi berada di kantornya di Bilangan Jakarta Timur.

Menanggapi permasalahan tersebut, Bambang mengatakan bahwa telah mencoba konfirmasi kepada Korlap Bapak Ario melalui telephone seluler/ WA agar mendapatkan berita yang berimbang, namun pihak Korlap jalan Tol Binjai - Helvetia tersebut tidak menanggapin ataupun merespon.

Bambang S, SH pun angkat bicara terkait pemotongan saldo pengisian sebesar Rp. 1500,- setiap melakukan pengisian saldo E- Tol.

"Kita bisa kalkulasi jika perhari 3000 unit kendaraan yang melakukan pengisian saldo, itu paling sedikit bisa sekira 3000 ribu, maka totalnya Rp. 4.500.000,- perhari, jika selama 30 hari maka pihak pengelola akan berpengasilan Rp. 135 juta hasil pemotongan yang tak jelas", ungkap Bambang.

Lebih lanjut Bambang S, SH dalam hal ini selaku ketua Lembaga Investigasi Tindak Pidana Korupsi akan menurunkan timnya untuk melakukan investigasi terhadap pengguna jalan tol Binjai - Helvetia, apabila nantinya ditemukan adanya pelanggaran yang sifatnya merugikan masyarakat pengguna jalan tol, maka pihaknya akan melaporkan permasalahan tersebut ke instansi terkait ataupun pihak Dirkrimsus Polda Sumut selaku APH (Aparat Penegak Hukum). Edward Banjarnahor

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu